Cuaca cerah dan hawa sejuknya kota Tulungagung kurasakan kemarin pagi ketika kukendarai motorku memasuki pelataran kantor PEMDA.Sejurus kemudian sudah kulihat antrean yang lumayan panjang para CPNS (termasuk aku..he..he)untuk mengambil undangan pembagian SK pengangkatan pegawai. Satu persatu dari kami maju ke meja yang berderet-deret di bangku ruang kepegawaian itu untuk mencari nama kami dan menandatanganinya. Namun, setelah kucari-cari cukup lama namaku tidak tercantum dalam daftar tadi. Ternyata ada juga beberapa orang di sampingku yang mengalami nasib yang sama. Kulihat wajah mereka agak sedikit khawatir. Iseng-iseng aku berkomentar” Sabar, Mas, Insya Alloh mesti ada!”
Aku berikhtiar mencari langsung lewat daftar komputer pada salah seorang pegawai BKD itu..namun belum selesai urusanku, tiba-tiba dari pojok ruangan seorang bapak separuh baya, berperawakan besar dan gemuk dengan kumis ala Saddam Hussein-nya memanggilku dengan keras;”Hei, Mbak..Mbak..Ya..yang pakai jilbab besar , kemari!”
Kutengok bapak itu dan aku segera menuju ke mejanya, aku heran dan bertanya-tanya;”Mengapa ya aku dipanggil..tapi yang lain kok nggak?”
“Duduk, Mbak!, katanya,
“Ya, Pak? Bapak memanggil saya?”tanyaku.
Tiba-tiba saja sebuah pertanyaan yang tidak aku sangka-sangka sebelumnya meluncur dari mulut si Bapak itu,“Mbak, jane nek nganggo jilbab rasah sing gedhe-gedhe iso ora? Itu lho kayak yang dipakai Mbak Yeni (stafnya-red).Karena kalau PNS itu seragamnya harus rapi dan sudah ada aturannya.Biar geraknya lincah dan tidak mengganggu kerja! Itu juga…yang pake cadar-cadar itu saya tidak setuju!”
Sejenak aku tertegun dan agak kaget dengan pertanyaan itu. Namun kutenangkan diriku dan kubaca Bismillah dalam hati untuk memberikan sedikit maklumat pada bapak ini. Dengan halus dan lembut kujawab,”Terimakasih masukannya, Pak, namun maaf Pak. Menurut saya prestasi dan kinerja seseorang tidak bisa hanya dilihat dari pakaiannya saja………” Terpaksa kusebutkan prestasi-prestasiku yang Alhamdulillah kuraih selama hampir 13 th mengajar di sekolah-sekolah Islam.
Tampaknya si Bapak tadi masih tetap bersikeras dengan tegurannya tadi, “Iya, Mbak tapi Njenengan nanti di lingkungan negeri harus bisa menyesuaikan!”
Aku ganti bertanya,”Maaf, Pak. Agama bapak apa ya?”
Dengan jawaban yang lirih Beliau menjawab,”Islam.”
“Begini, Pak…..”kulanjutkan penjelasanku. “Setahu saya ada beberapa pandangan yang berbeda dari ke empat madzhab dalam Islam tentang batasan menutup aurot. Menurut Imam Syafii seluruh tubuh wanita adalah aurot kecuali kedua matanya, sedangkan saya mengambil pendapat dari ketiga imam yang lain bahwa hanya muka dan kedua telapak tanganlah yang boleh terlihat. Dan tentang kenapa kerudung saya panjang. Itu karena di salah satu surat di Al Quran ada perintah untuk menutup kerudung itu sampai ke dada-dada kami para wanita (fii juyuubihinn-red), Tapi, terimakasiiiiiiiiiih sekali masukannya. Nanti akan menjadi bekal bagi kami untuk lebih bisa berdaptasi di tempat yang baru!”,sambil ku”persembahkan” senyum termanisku!
Hampir semua CPNS yang lain memandangku dan bertanya-tanya mengapa aku mendapatkan “kehormatan khusus” hari itu……
Maa syaa Alloh…sebuah sinyal-sinyal tantangan baru saja menyapaku untuk merealisasikan kiprah dakwahku di “ladang baru” yang pasti lebih heterogen dan “menantang”!
Kusadar ini baru permulaan…. tantangan-tantangan yang lebih besar pasti akan mengujiku..untuk membuktikan niatku semula menempuh jalur ini setelah hampir lebih 10 th aku berada di “zona Islami” yang begitu “nyaman’ untuk keimananku.
Kujemput amanah baru itu Yaa Alloh….ini membuktikan bahwa “di luar sana”banyak saudaraku yang belum begitu memahami dien-nya..Semakin tertantang hati ini…semakin kubersyukur akan hidayah iman dan Islam ini…Dan ini harus kubagi kepada saudara-saudaraku di “luar sana”!
Yaa…Robb..fa aqim wajhiy ilaika…Allhummahdii qoumiy…..fan shurnii..la haula walaa quwwata illaa billaaah.
(sebuah catatan pribadi)
Salut mbak. Keep it up. Allahuma’ana..
Assalamu’alaikum, hi!Trims, komentarnya, maaf baru buka. Boleh dong sharing pengalaman seputar pendidikan dll bila dik Efelia berkenan. Tak tunggu ya info selanjutnya.Wassalam